Kesalahan Umum Dalam Berbahasa Inggris (Bagian 3)

Kali ini, kami akan mengungkapkan fakta (kayak investigasi aja) yang berhasil dikumpulkan oleh bro Asep (thanks a lot, sir!), mudah-mudahan bermanfaat.

Sebagai catatan, untuk pronunciation huruf “e”, akan dituliskan sbb:

e = untuk “e” seperti diucapkan pada eja,becak, meja dll.
ə = untuk “e” seperti diucapkan pada kelas, sejak,tentang, dll.

Tiada gading yang tak retak, jika pembaca menemukan kesalahan, jangan ragu dikoreksi 🙂 (more…)

Kesalahan Umum Dalam Berbahasa Inggris (Bagian 2)

Ternyata bukan cuma novelnya faraway eve yang bersambung di blog ini, tapi daftar kesalahan umum dalam berbahasa Inggris juga bisa bersambung 🙂

Sebelumnya terima kasih pada Mr. Herman Saksono yang memberikan sidelinks di blognya, yang juga memperkenalkan pembacanya pada web cerita gotong-royong yang luar biasa lucunya, yaitu http://cerpenista.com, Mr. Gatot Ari Wibowo dan Embun yang memberikan masukan (ijin ya bro/sis nulis masukannya), Mr. Johan, Mr. M. Dedi Iskandar, dan semua pembaca-pembaca yang budiman… duh kayak mau pidato aja.

(more…)

Kesalahan Umum Dalam Berbahasa Inggris

To the point, berikut beberapa kesalahan berbahasa Inggris yang umum terjadi di Indonesia.

1. Powerful

Sering salah dituliskan dengan powerfull (pake dua huruf l dibelakang), bahkan dulu sampai ada iklan televisi yang ikutan salah menuliskannya. Tapi kalo pernah dengar kata Powerfool, itu bukan salah ketik tapi itu adalah nama band Michael Weikath (Helloween) sebelum mendirikan Helloween. Nama Helloween itu mungkin juga plesetan dari Halloween, tapi menurut majalah Hai (akhir tahun 80-an dulu), Helloween itu penulisan Halloween versi Jerman (mereka asalnya dari Jerman). Lho kok jadinya malah ngebahas Helloween. (more…)

Negation (Pelajaran Bahasa Inggris)

Salah satu kesulitan berbahasa Inggris (dan bahasa lainnya) adalah jika kita tidak menemui aturan yang baku mengenai suatu hal, sehingga satu-satunya jalan adalah dengan berlatih dan membiasakan diri.

Salah satunya adalah penggunaan negasi pada prefix (awalan) suatu kata. Dalam bahasa Inggris, terdapat banyak sekali prefix yang berfungsi sebagai negasi, contohnya:

1. a-

theist menjadi atheist
synchronous menjadi asynchronous

bedakan dengan kata-kata berikut yang tidak berarti negasi: asleep, aside

2. non-

sense menjadi nonsense
stop menjadi nonstop

3. im-

possible menjadi impossible

4. il-

legal menjadi illegal

5. dis-

arm menjadi disarm
able menjadi disable

6. un-

dead menjadi undead (serem banget sih contohnya)
dress menjadi undress

7. de-

activate menjadi deactivate

8. ir-

regular menjadi irregular

ada juga yang merubah kata dasarnya, misalnya dari attach menjadi detach, ada yang mau menambahkan?

Learn From Mistakes (Pelajaran Bahasa Inggris)

A or An

Mungkin kita pernah diajarkan, rule untuk penggunaan “a” atau “an” sebagai berikut:

1. Kalau awalnya huruf konsonan, gunakan “a”. Contoh: a car, a house.
2. Kalau awalnya huruf vokal (a,i,u,e,o) gunakan “an”. Contoh: an egg, an apple.

Hati-hati karena rule tersebut menyesatkan! Yang benar penggunaan “a” atau “an” tergantung bagaimana bunyi yang mengawali kata tersebut.

1. Kalau bunyi awalnya konsonan, gunakan “a”. Contoh: a university (bukan an university). Karena pengucapan university seperti ada huruf y (konsonan) awalnya.

2. Kalau bunyi awalnya vokal, gunakan “an”. Contoh: an hour (bukan a hour, karena huruf h pada hour tidak terdengar, seperti mengucapkan our).

(more…)