Kisah Nostradamus Mencari Uang Di Bursa Saham

cat
Nostradamus adalah peramal Perancis ternama abad pertengahan yang terkenal dengan ramalan jitunya. Di bursa saham/stock exchange, tidak sedikit bermunculan tiruan “Nostradamus” yang berlomba-lomba memprediksikan pergerakan saham, semakin akurat ramalannya, maka semakin mahal untuk dijual.

Enaknya lagi, Nostradamus versi bursa saham tidak perlu meramal apakah besok hujan, berawan, gempa, rusuh, kiamat, intinya cukup meramal bursa NAIK atau TURUN.

Umumnya Nostradamus bursa memiliki seperangkat tools untuk menganalisa, yang secara umum dibagi atas analisa fundamental dan analisa teknikal. Jadi toolsnya bukan bola kristal, kartu tarot, atau semedi di bawah pohon beringin (peringatan: hindari semedi di bawah pohon kelapa!).

Ada 3 jenis prediksi yang saya amati, sangat berpotensi membuat ngiler calon-calon investor tidak berdosa.

Prediksi dengan probabilitas tinggi.(contoh: 99% kemungkinan index akan naik)
Prediksi dengan profit besar. (contoh: saham Z bisa naik 1000%)
Prediksi dengan waktu singkat. (contoh: Anda akan untung dalam semalam jika beli saham X).

Hal-hal seperti di atas memang menarik dan menjual, dan kemudian menjadi rekomendasi untuk melakukan kebijaksanaan investasi. Tetapi 3 hal tersebut HARUS dihitung seluruhnya dalam SEBUAH prediksi untuk menghindari prediksi yang tidak jelas. Karena prediksi yang tidak jelas, JELAS sekali akan menghabiskan uang Anda jika dituruti.

Waktu saya masih menuntut ilmu stocks & options di salah satu training centre, trainer saya menunjukkan sebuah program screener yang dapat menampilkan saham-saham unggulan dengan kriteria tertentu, dan disimulasikan jika kita membeli seluruh saham yang tampil, kita akan mendapatkan profit yang oke alias mantap punya. Saya tidak tahu apakah ada yang berani melakukan hal tersebut: membeli semua saham/options yang ditampilkan dalam screener.

Tidak ada yang salah dengan semua analisa itu, hanya saja, jangan pernah melupakan hal terpenting dalam investasi (menurut saya), yaitu risk. Jadi jangan mudah tergiur oleh prediksi yang manjur.

Bayangkan kisah berikut: Mr. X menjual ramalannya kepada Anda, menyarankan Anda membeli AAPL (Apple Inc), sambil mengatakan kemungkinan 70% AAPL akan naik.

Apa yang Anda lakukan? Jika Anda lebih perduli profit dibandingkan dengan risk, mungkin Anda akan langsung membeli saham/options AAPL.

Tetapi kalau Anda mengutamakan risk, apalagi didukung dengan logika (yang kadang memang mudah tergerus iming-iming profit), Anda akan bertanya lebih lanjut, berapa % kenaikan AAPL yang diprediksi?

Jika Mr. X tidak mau menjawab, tinggalkan saja dia, karena tidak perlu jurus rahasia untuk tahu bahwa saham Apple Inc memiliki kemungkinan besar naik, tapi seberapa besar?

Karena itu, mungkin Mr.X menjawab bahwa ia yakin 70% bahwa AAPL akan naik… 300%. Wow!

Sampai tahap ini, jangan langsung menjual rumah dan perabotan (apalagi menjual istri/suami) dan memborong AAPL, satu hal lagi yang harus ditanya, berapa lama hal tersebut akan dicapai? Kalau AAPL memiliki kemungkinan 70% untuk naik sebesar 300% dalam 100 tahun, kan sama saja bohong.

Jadi sekali lagi, ada 3 hal yang utama sebagai parameter sebuah prediksi:

a. Berapa % tingkat PROBABILITAS prediksi.
b. Berapa % KENAIKAN harga yang diprediksi.
c. Berapa lama WAKTU yang dibutuhkan.

Akhirnya Mr. X sambil ngedumel memberikan prediksi lengkap sebagai berikut:

Ada kemungkinan 70% saham AAPL akan naik 10% dalam waktu 6 bulan!

Cukup bikin ngiler? Saham naik 10% dalam 6 bulan, bukan hal yang cukup mudah untuk sebuah perusahaan sekelas Apple Inc sekalipun, dan prediksi ini diyakini ampuh 70%.

Dengan asumsi sang Nostradamus bursa tidak berbohong, apa yang Anda lakukan? Percayakah jika Anda meluangkan sedikit waktu untuk berhitung dagang options, maka Anda akan rugi jika mengikuti anjuran tersebut? Hitung-hitungannya adalah sebagai berikut:

1.Saham AAPL saat ini (22 September 2008) seharga $140.91
2.Karena prediksi mengatakan dalam waktu 6 bulan AAPL akan naik, kita akan membeli call options (long/buy call) AAPL strike price $145, expiration date April 2009 dengan harga $18.50 / kontrak . Kita anggap deltanya 0.5 (arti sederhananya: tiap saham AAPL naik $1, maka call options Anda naik $0.5).
3.Dengan tingkat probabilitas 70%, dalam 3 bulan AAPL akan naik 10%, jadi naik $140.91 x 10% = $14 (dibulatkan).
4.Jika harga saham naik $14, berarti harga call options Anda naik $7 (karena delta-nya 0.5).
5.Catatan: angka-angka diatas tidak memperhitungkan hal lain seperti spread bid ask, komisi broker, time decay, volatility, perubahan delta atau greek options lainnya, yang mungkin berpengaruh terhadap harga options.

Kesimpulannya:

Modal awal/Maksimal resiko: $18.50
Target menjual call options di harga: $18.50 + $7 = $25.50, dimana $7 adalah keuntungan bersih.

Dan strategi ini diyakini ampuh 70%.

Deal or No Deal? Saya akan mengatakan NO DEAL, maksudnya bukan maju terus, tapi mundur teratur. Alasannya?

Kemungkinan 70% bisa diartikan sebagai berikut: dari 10 kali mencoba, maka 7 kali benar, 3 kali salah. Sekarang kita bayangkan menjalankan strategi di atas sebanyak 10 kali.

Maka kita akan untung $7 sebanyak 7 kali, atau $7 x 7 = $49.00
Tetapi kita akan rugi $18.50 sebanyak 3 kali, atau $18.50 x 3 = $55.50

Artinya jika prediksi ini konsisten dan kita percaya menjadi sistem investasi/trading, justru akan merugikan kita dalam jangka waktu yang panjang, dan ini hukumnya NO WAY bagi investor sejati yang ingin survive di bursa selama mungkin.

Pesan moral artikel ini, hanyalah menunjukkan hal sederhana yang sering dilupakan, pelajari RISK terlebih dahulu sebelum menerima PROFIT. Jangan mudah terpancing, ingat 3 hal tadi di atas, berapa % probabilitas benar, % kenaikan, dan jangka waktu. Luangkan waktu untuk menganalisa ulang dan mengenali risk.

Tapi yang lebih penting lagi, jangan mengandalkan prediksi orang, di dunia bisnis, tidak ada orang yang menginginkan Anda menjadi lebih kaya daripada dirinya. Latihlah diri Anda sendiri dan temukan strategi terbaik untuk Anda yang lahir dari pengalaman dan perhitungan matang. Jadilah Nostradamus untuk diri sendiri, karena Anda tidak akan berbohong pada diri sendiri.

(Visited 56 times, 1 visits today)

4 thoughts on “Kisah Nostradamus Mencari Uang Di Bursa Saham

Leave a Reply