Upgrade Aplikasi Visual Basic

upgrade

 

Sebagai salah satu bahasa pemrograman terpopuler, Visual Basic telah mendapatkan tempat tersendiri di hati para programer, dan mungkin pernah membuat cemburu pasangan Anda karena waktu Anda lebih banyak dihabiskan untuk “bergaul” dengan Visual Basic.

Entah sudah berapa banyak program berbentuk aplikasi kantor, game ataupun tugas kuliah yang diselesaikan dengan Visual Basic, khususnya Visual Basic era sebelum teknologi .NET diperkenalkan.

Bahkan Visual Basic 6.0 yang dirilis bersama Visual Studio 6.0 pada tahun 1998 saat ini masih banyak digunakan oleh programer untuk membuat aplikasi skala kecil hingga enterprise.

Disadari atau tidak, pengembangan .NET yang membawa bahasa pemrograman Visual Basic mengarah pada pemrograman berorientasi object, telah melahirkan dua kategori pengguna Visual Basic .NET.

Kategori pertama adalah pengguna yang langsung mempelajari dan menggunakan .NET, sedangkan kategori kedua adalah pengguna yang telah menggunakan Visual Basic versi sebelumnya.

Untuk kategori kedua terdapat keuntungan tersendiri, menggunakan Visual Basic .NET bukan hal yang sama sekali baru karena masih memiliki banyak kemiripan dengan Visual Basic 6.0. Tetapi imbasnya adalah, apa yang harus diperbuat dengan 1001 (atau lebih) aplikasi Visual Basic 6.0 yang sudah pernah dibuat dengan susah-payah?

Pertama-tama, Anda harus melihat terlebih dahulu menganalisa apakah aplikasi tersebut masih dapat diterapkan pada kondisi saat ini.

Sebuah aplikasi game tebak kata yang dibuat semalam suntuk sebagai hadiah ulang tahun untuk kekasih tersayang tentu masih dapat digunakan tanpa perlu diubah menjadi versi .NET (terlebih kalau game tersebut hanya pernah dimainkan satu kali), tetapi bagaimana dengan aplikasi HRD perusahaan Anda?

Katakanlah, perusahaan Anda telah berkembang memiliki beberapa kantor cabang, tetapi menginginkan monitor keseluruhan pegawai pada kantor pusat melalui aplikasi HRD. Dengan dukungan infrastruktur yang tepat, Anda mulai memikirkan penerapan aplikasi .NET yang dapat memenuhi kebutuhan perusahaan saat ini maupun di masa yang akan datang.

Parameter Sebelum Upgrade

Aplikasi bisnis merupakan contoh yang tepat yang dapat menunjukkan mengapa suatu aplikasi perlu dilakukan upgrade. Bagaimanapun juga, walaupun dikatakan upgrade aplikasi, biaya yang dikeluarkan bisa jadi membuat bagian finance perusahaan menjerit, proses adaptasi akan terjadi, dan segudang dampak lainnya.

Untuk itu Anda harus memiliki setidaknya beberapa parameter yang menunjukkan layak tidaknya dilakukan perubahan aplikasi, beberapa parameter yang dapat Anda ambil:

1. Efektifitas aplikasi saat ini.
Anda dapat mengumpulkan pesan kesalahan aplikasi yang terjadi dan mengelompokkannya dalam tingkat kategori urgensi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis untuk menilai efektifitas.

Selain itu juga dapat ditinjau kinerja aplikasi dalam menghadapi kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Contohnya, apakah kinerja untuk menghasilkan laporan masih mampu menangani jumlah record yang terus berkembang.

2. Stabilitas dan kelengkapan kebutuhan bisnis.
Hal yang perlu diperhatikan, apakah logic aplikasi tetap dapat dipergunakan untuk kebutuhan bisnis di masa yang akan datang? Mengingat kode program merupakan gudang penyimpanan kebijaksanaan bisnis yang diterapkan pada perusahaan, sehingga setiap perubahan kebijaksanaan juga berarti perubahan kode program.

3. Tahap Life Cycle.
Pada struktur pengembangan aplikasi, dikenal model pengembangan life cycle atau daur ulang, dimana aplikasi dapat mengalami daur ulang seiring dengan munculnya kebutuhan yang baru yang menyebabkan aplikasi

4. Development environment.
Setelah Anda meninjau semua parameter yang telah dibahas diatas, mungkin aplikasi Anda menunjukkan kecenderungan untuk dilakukan upgrade. Pertanyaan berikutnya adalah, siapa yang melakukan upgrade?

Disini diperlukan kesiapan development team dan lingkungan yang menunjang untuk menentukan keberhasilan project.

Setelah kepastian perubahan aplikasi didapatkan dari pertimbangan parameter-parameter diatas, maka terdapat opsi-opsi perubahan aplikasi yang dapat dilakukan.

Migrate

Pengertian migrate sinonim dengan pengertian upgrade, atau mengubah kode program Visual Basic lama Anda dengan Visual Basic.NET. Artinya Anda membawa kode program yang lama pada lingkungan .NET sehingga dapat dikembangkan kemudian dengan menggunakan fitur-fitur .NET.

Atau paling sedikitnya, Anda telah dapat mengetik dengan menggunakan IDE Visual Basic.NET.

Pilihan migrate perlu dipertimbangkan apabila aplikasi Anda saat ini telah memenuhi kebutuhan perusahaan dan secara kualitas telah cukup memadai, aplikasi tersebut dapat dimigrasi agar mampu memenuhi kebutuhan perusahaan di masa yang akan datang.

Tentu saja tujuannya dengan melakukan migrasi, aplikasi Anda dapat diperkaya dengan fungsi-fungsi tambahan sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai panduan, Anda perlu melakukan migrasi jika:
1. Aplikasi yang ada telah memenuhi kebutuhan saat ini.
2. Diperlukan fungsi-fungsi tambahan untuk pengembangan aplikasi.
3. Aplikasi saat ini memerlukan biaya operasional yang tinggi.
4. Adanya kebutuhan migrasi .NET Framework sebagai bagian dari strategi perusahaan..
5. Visi dimasa depan, termasuk penggunaan web service ataupun akses web.
6. Basis pengkodean yang baik dan stabil.
7. Sulit untuk mendapatkan sumber daya yang dapat memelihara aplikasi pada platform yang ada.

Replace

Replace berarti menggantikan secara keseluruhan aplikasi lama Anda dengan aplikasi baru secara instant, umumnya Anda memerlukan paket software yang sudah tersedia atau melakukan outsource.

Anda harus mempersiapkan perubahan yang dapat terjadi pada business model untuk dapat melakukan integrasi paket software pada lingkungan perusahaan.

Sebagai panduan, Anda perlu melakukan replace jika:
1. Aplikasi sudah tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan secara signifikan.
2. Kebutuhan untuk mengubah business model pada solusi atau paket software yang tersedia dan cocok untuk diterapkan sesuai kebutuhan bisnis.

Rewrite

Proses rewrite merupakan penulisan ulang kode program dari aplikasi lama menjadi aplikasi baru, dimana Anda harus memiliki kebijaksanaan bisnis dan struktur data yang baik.

Aplikasi yang ada merupakan permasalahan utama mengapa Anda harus melakukan rewrite. Untuk mengawali proses rewrite, Anda harus menganalisa kembali logic kode program dan struktur data yang diperlukan.

Sebagai panduan, Anda perlu melakukan rewrite jika:
1. Fungsi-fungsi pada aplikasi tidak lagi memenuhi kebutuhan perusahaan.
2. Tidak terdapat solusi atau paket software yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
3. Kualitas aplikasi yang rendah
4. Adanya kebutuhan migrasi .NET Framework sebagai bagian dari strategi perusahaan.
5. Visi dimasa depan, termasuk penggunaan web service ataupun akses web.

Reuse

Reuse merupakan penggunaan ulang bagian-bagian aplikasi lama yang disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan yang baru. Hal ini terutama jika aplikasi lama Anda terintegrasi dengan paket third-party atau software DBMS tertentu.

Sebagai panduan, Anda perlu melakukan reuse jika:
1. Aplikasi saat ini dapat dioperasikan dengan biaya operasional yang rendah.
2. Telah terpenuhinya kebijaksanaan bisnis yang memuaskan.
3. Hanya memerlukan kebutuhan akses web sederhana.
4. Memiliki sumber daya untuk melakukan maintenance aplikasi dengan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0.
5. Support dan maintenance tergantung pada third party yang terintegrasi pada aplikasi yang ada.

Pilihan-pilihan diatas bukanlah harga mati, Anda dapat menggunakan seluruhnya, sebagian, atau kombinasi dari opsi-opsi yang ada, yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Bagaimanapun juga, salah satu alasan yang populer untuk melakukan modernisasi atau upgrade aplikasi Anda, adalah untuk membuat aplikasi menjadi web-enable.

Persiapan Upgrade

Jika Anda memilih mengubah aplikasi lama Anda dengan cara replace ataupun rewrite, mungkin kode program pada aplikasi lama Anda tidak dipergunakan lagi, atau
hanya dibutuhkan sebagai dokumentasi.

Tetapi jika Anda memilih proses migrate, maka kode program pada aplikasi yang lama akan memegang peranan penting.

Perubahan dari aplikasi Visual Basic 6.0 menjadi aplikasi Visual Basic .NET bukan hanya masalah peralihan menuju versi yang lebih baru. Anda tidak bisa sepenuhnya berharap pada tools agar mampu menyulap aplikasi lama Anda menjadi aplikasi .NET hanya dengan mengeksekusi satu tombol.

Walaupun VB.NET telah menyediakan fasilitas upgrade wizard yang mempermudah peralihan kode program, tetapi terkadang proses upgrade wizard tersebut memerlukan usaha yang tidak mudah.

Diperlukan persiapan kode program pada aplikasi lama Anda sebelum dilakukan proses upgrade, dimana langkah-langkah berikut dapat menjadi panduan Anda:

1. Menentukan apakah perlu dilakukan upgrade.
Seperti pada pembahasan sebelumnya, dari berbagai koleksi aplikasi Anda, mungkin tidak seluruhnya perlu untuk dilakukan upgrade menjadi versi .NET. Visual Basic 6.0 mengenal penggunaan UserControls, WebClasses, halaman DHTML dan beberapa teknik khusus yang tidak dapat dengan mudah dilakukan proses upgrade.

2. Menghapus duplikasi dan kode yang tidak digunakan.
Pada aplikasi yang cukup besar atau telah ditangani programer yang berbeda-beda, bisa jadi aplikasi tersebut mengandung banyak kode program yang tidak digunakan atau terjadi duplikasi.

Anda dapat mencari kode program yang terduplikasi atau tidak berguna lagi secara manual maupun menggunakan tools yang berguna sebagai source code analyzer.

3. Upgrade sintaks dan control.
Pada Visual Basic terdapat berbagai control dengan versi yang berbeda-beda, juga sintaks yang terus diperbaharui. Disarankan Anda menggunakan versi Visual Basic 6.0. Sintaks yang sudah tidak disupport seperti GoSubs perlu dihilangkan.

4. Memperbaiki deklarasi data.
Salah satu kemudahan Visual Basic 6.0 dengan mengijinkan fleksibilitas programer untuk menggunakan tipe data variant dan variable yang tidak perlu dideklarasikan telah menjadi permasalahan tersendiri.

Menggunakan variable tanpa mendeklarasikannya terlebih dahulu memang tidak direkomendasikan, terutama sekali untuk aplikasi skala menengah keatas. Karena rawan akan bugs yang bisa jadi sulit terdeteksi.

5. Memanggil kode Anda dalam VB.NET.
Saatnya melakukan upgrade wizard. Anda akan mendapatkan laporan yang mendetail mengenai permasalahan upgrade, baik masalah yang dapat diperbaiki maupun masalah yang tidak dapat diperbaiki.

6. Melakukan kompilasi.
Bisa jadi Anda akan mendapatkan daftar error yang sangat panjang, namun Anda masih harus bersyukur karena daftar tersebut akan lebih panjang lagi jika Anda tidak mempersiapkan kode program Anda dengan langkah-langkah awal diatas.

7. Merunut kembali.
Anda dapat kembali pada langkah-langkah sebelumnya dan memperbaiki kesalahan-kesalahan, menyesuaikan kode program, untuk kemudian menjalankan upgrade wizard kembali.

8. Melakukan kompilasi dan perbaikan.
Bisa jadi Anda berulang-ulang kali memperbaiki kesalahan untuk mendapatkan hasil akhir, yaitu aplikasi Anda berjalan pada VB.NET!

9. Memperbaiki kesalahan yang diremark.
Upgrade wizard menambahkan komentar atau remark pada kode program Anda, sehingga Anda dapat melakukan sesuai dengan apa yang disarankan. Anda juga dapat meninjau kembali perubahan aplikasi, seperti event atau rutin yang tidak berjalan.

10. Test.
Jalankan dan lakukan test pada aplikasi Anda untuk meyakinkan aplikasi Anda telah berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Program Lama, Platform Baru

Setelah sukses menerapkan upgrade wizard yang mungkin membuat Anda mampu menghasilkan 10 aplikasi .NET dalam semalam, tentu saja tidak berarti perjalanan Anda sudah selesai.

Hal berikutnya yang mungkin akan ditanyakan oleh pimpinan Anda adalah: “Apa perbedaan aplikasi Visual Basic yang lama dengan Visual Basic yang telah sukses diupgrade ke versi .NET?”.

Tentu saja Anda tidak mungkin memberikan jawaban seperti: “Loading aplikasi .NET lebih lama dan membutuhkan resource lebih tinggi, bagaimana dengan upgrade komputer baru?”

Jawaban yang benar (dan sangat diharapkan pimpinan Anda), tentunya dengan aplikasi .NET Anda dapat mengembangkan aplikasi menjadi lebih baik, bahkan dapat menghemat biaya dan bukannya mengeluarkan biaya.

Beberapa kemungkinan pengembangan adalah, membuat aplikasi Anda menjadi web enabled, dan tentu saja memanfaatkan penggunaan fitur-fitur .NET yang terus diperbaiki sehingga menghasilkan kinerja yang semakin baik. Konsep Object Oriented Programming yang dimiliki .NET juga sangat mendukung lingkungan pengembangan dan pemeliharaan aplikasi yang baik.

Semuanya itu dapat Anda lakukan jika tidak hanya berhenti sampai disini, tetapi melanjutkan eksplorasi keunggulan .NET untuk pengembangan aplikasi, agar aplikasi yang telah Anda buat semakin bermanfaat!

(Visited 94 times, 1 visits today)

3 thoughts on “Upgrade Aplikasi Visual Basic

Leave a Reply