The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor (2008)

Dragon_emperor

Gue nonton film ini dengan bekal spoilers yang banyak terdengar, yang mengatakan hal-hal negatif, antara lain:

– Pemeran Evelyn O’Connell (istri Rick O’Connell) ganti orang, dan penggantinya ini nggak sebohay dan secakep pemeran yang lama.
– Masa Alex O’Connell (anak Rick O’Connell) umurnya kayaknya ga beda-beda jauh sama bokapnya, nggak cocok jadi anak dan bokap gitu.

Pokoknya nggak penting banget deh kayaknya ngebahas komplen diatas! Dan beberapa spoilers lagi, misalnya kok si Kaisar Han (Jet Li) yang dikutuk jadi batu di dalam istana, tau-tau posisinya ada di atas kereta pas ditemukan, atau mantera yang tadinya dibaca dalam bahasa Sansekerta di awal film, jadinya dibaca dalam bahasa Inggris diakhir film, Kaisar Han yang kumisan pas jadi batu begitu balik ke semula kok udah cukuran, sampai naga kepala tiga yang bukan berasal dari legenda China, whoaa… masa begitu aja dimasalahin, jadi gue memutuskan tetap mau nonton film ini, apalagi pada dasarnya kalo gue denger tentang hal-hal yang jelek, gue selalu pengen nyari hal baiknya, baik ya? (kayak iklan Axis aja!)

Ok, sekarang masuk ke review gue mengenai film ini. Awal film diceritakan mengenai sepak terjang Kaisar Han (Jet Li, udah bilang ya tadi?), yang ingin hidup abadi dan menguasai dunia. Kaisar yang kejam ini juga membunuh jendralnya, yaitu Jendral Ming (Russell Wong, aktor action yang lumayan ngetop lho!) yang dianggap berkhianat karena naksir gebetan kaisar, yaitu penyihir abadi Zi Yuan (Michelle Yeoh, hmm ini pasti juga pada kenal!), Zi Yuan kemudian mengutuk sang kaisar menjadi batu (kesian ya!).

Cerita dilanjutkan sekitar 2000 tahun kemudian, mengenai Rick O’Connell (masih Brendan Fraser!) dan istrinya (Maria Bello, dulunya diperankan oleh Rachel Weisz) yang masih memiliki jiwa petualangan, juga memperkenalkan tokoh Alex, anak mereka berdua (Luke Ford). Alex menemukan makam sang kaisar, tapi ternyata ada tokoh antagonis Jendral Yang (Anthony Wong, hayooo ingat nggak siapa ini, yang dulu suka maen tokoh antagonis di film-film Hongkong) yang ingin membangkitkan kaisar, dan ada satu lagi tokoh protagonis, yaitu Lin (Isabella Leong, yang menurut spoilers menjadikan film ini ada tokoh cewek cakep), yaitu anaknya Zi Yuan.

Adegan action kemudian digeber, dari Kaisar Han yang bangkit lagi, sempat jadi naga kepala tiga, action menegangkan di pegunungan Himalaya (sampai ada Yeti segala), bangkitnya pasukan terracotta, bangkitnya pasukan tengkorak, pertempuran kolosal, sampai perkelahian tangan kosong Rick dan Jet Li, eh.. Kaisar Han.

Kesimpulan setelah selesai nonton, bagusnya film ini adalah:
1. Visual efek yang menarik, taman Shangri-La itu lho, indah banget menurut gue. Ada sih baca beberapa komplen mengenai animasi yang keliatan animasi, tapi menurut gue masih dalam kategori keren, nggak kaku kayak naga atau ular raksasa di sinetron tipi (jauh bener bahan perbandingannya).
2. Tontonan yang menghibur, alur film cukup mengalir dan nggak bikin ngantuk. Aksi di Himalaya itu cukup menegangkan lho!
3. Iya deh, Isabella Leong itu cakep.

omunwmuc
Nah, sekarang, bagian jeleknya adalah:
1. Pemeran Evelyn O’Connell (istri Rick O’Connell) ganti orang, dan penggantinya ini nggak sebohay dan secakep pemeran yang lama.

Lhoooo.. katanya tadi nggak penting? Memang nggak penting, sampai kalo kita ngebandingin ini:

return_l
maria-bello-mummy

Foto atas adalah Evelyn O’Connell lama versi Rachel Weisz, yang bawah adalah Evelyn O’Connell versi Maria Bello, berbezaaaa jauuuhh bukaann???? Pantaslah buat yang masih ingat film The Mummy sebelum ini merasa hasratnya hilang, down, desperate, mati males hidup pun segan (nggak segitunya kali!).

2. Masa Alex O’Connell (anak Rick O’Connell) umurnya kayaknya ga beda-beda jauh sama bokapnya, nggak cocok jadi anak dan bokap gitu.

Lhoooaaa…. ini lagi, katanya tadi nggak penting??!! Emang sih, tapi ya kira-kira dong kalo cari aktor, bandingkan aja umur Brendan Fraser (menurut wikipedia lahir 3 desember 1968) dan Luke Ford (menurut wikipedia lahir 26 maret 1981), alias sekarang Brendan Fraser berumur 39 tahun dan Luke Ford 27 tahun! Yang benar aja dapet peran bokap – anak, orang cuma selisih 12 tahun! Menghayati peran aja jadi susah, jadi kayak pemeran sinetron aja… hm, bukan jelek-jelekin sinetron lho ya, tapi kayaknya cukup sering ketemu kasus begini di dunia persinetronan (Indonesia).

Trus, apa kesimpulan akhirnya? Kesimpulannya, ini tetap film yang bagus, kalau saja ini film action/adventure biasa, bukan The Mummy yang menjanjikan ekspektasi tinggi, dan kekurangan yang fatal (buat gue), adalah nggak ada karakter yang kuat di film ini, padahal sederet aktor/aktris-nya adalah artis papan atas atau cukup dikenal.

Apa pentingnya karakter yang kuat di sebuah film? Penting sekali! Bandingkan saja, misalnya dengan The Dark Knight, The Mummy lebih baik action dan visual efeknya, tapi tidak berkesan seperti The Dark Knight, karena The Dark Knight ada karakter Joker yang sangat mengesankan.

Atau ambil contoh lain, Bruce Willis dalam seri Die Hard yang selalu sukses, biar sudah botak dan tua tapi tetap karakternya begitu kuat. Seharusnya juga The Mummy belajar dari Indiana Jones and The Kingdom of the Crystal Skull, yang juga menghadirkan istri dan anak Indy. Tetapi berbeda dengan The Mummy, Indiana Jones tetap mendapatkan porsi yang besar karena seperti kata Steven Spielberg sendiri: penonton ingin melihat Indy beraksi, bukan istri atau anaknya!

Dan di film ini, peran Alex O’Connell sepertinya malah jadinya bersaing dengan Rick dalam adegan laga. Belum lagi jatah action buat Lin, Zi Yuan, dan Evelyn. Terlalu banyak yang harus dibagi, sehingga mungkin membatasi eksplorasi Rick yang seharusnya jadi tokoh sentral, dan itu yang harus dibayar mahal The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor dengan review yang (rata-rata) negatif.

(Visited 565 times, 1 visits today)

12 thoughts on “The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor (2008)

  1. akhir nya setelah sekian lama, ada movie review nya lagi.

    kmrn dapat 4 voucher dark night :)) 2 mau di jual dan 2 lagi buat ntn sendiri karena blog nya si JN mengatakan itu pilem bgs 🙂

    ** ntar daughter nya blh juga kasih nama Isabella Nurjadi **

  2. Jadi pingin nonton…..

    Oh ya boleh tanya ga mas joko?

    gini, selama mas joko nulis di PCMedia, yang nentuin tema-nya penulisannya itu dari mas joko atau dari PCMedia sendiri?

    Cuman pingin tahu doank mas….
    makasih

  3. halo adnan.. klo nonton jangan sambil ngoprek software ya.. hahahah…

    klo tema secara umum, pengarahan garis-besarnya ditentuin pemred, jadi ada patokan dan standard tapi ngga mengekang kreativitas. Kalo tema tiap bulan sih biasa gue cari sendiri, di dunia persoftwarean banyak yang bisa dibahas, tapi yang penting apakah bisa memberikan sesuatu pada pembaca, kalo buat gue itu yang terpenting 🙂 tapi bukan yang tersulit, yang tersulit adalah bagaimana membawakannya agar menarik 🙂 ini emang tantangan yg berat buat penulis, termasuk gue. heheh…

  4. Yang bener ngoprek software sambil nonton mas….hahaha

    Oh gitu ya…mas Joko nulis sesuai tema dari mas Anton. kalo saya amati. salah satu strategi mas joko biar tulisannya menarik itu paragraf pertama itu di kasih ilustrasi dulu, kadang -kadang lucu juga. ada unyil, pak raden, sampai namanya mas sendiri jadi ilustrasi. kreatif…..

    Kalo tulisanku memang kualitasnya jauh banget sama tulisan mas joko. apalagi di kedalaman materinya…masih harus banyak belajar.

    terus nulis di PCMedia ya mas….

  5. Thanks juga mas. yang jelas Mas joko itu salah satu sumber inspirasiku. jangan heran kalo gaya tulisan saya jadi mirip sama tulisan mas joko. hehehehe ngomong-ngomong bulan ini nulis tentang apa mas di PCMedia?.

  6. bulan ini ngebahas soal kungfu internet nan, seputar trik-trik sederhana ngirim pake email palsu, cek validitas email, ciri2 email hoax.

    trus sama konsep dasar pemrograman Ajax + PHP.

    ayo ayo jangan ketinggalan, dapatkan segera majalahnya di bengkel-bengkel dan toko onderdil terdekat… loh kok jadi promosi.. hahahaha…

  7. Itu bengkel majalah ya? Sedia perbaikan majalah rusak dan penjualan. heheheh…

    kalo PCmedia belum beli mas, kalo yang reguler emang udah keluar. tapi yang ekonomis belum. Kalo saya belinya yang ekonomis, lebih ngirit.

    Ni mas joko bisa-bisa dapat honor dari ngiklan PCmedia di blog juga. bercanda dink mas

  8. Iya mas..memang lebih dulu yang reguler. tadi pagi niatnya mau ngecek udah keluar apa belum, eh…malah kios majalah langganan tutup. Baru inget sekarang hari libur…ya udah ngenet aja..

  9. Akhirnya udah nonton juga mas….
    kemarin-kemarin baru beli DVDnya, nonton sambil nunggu buka Puasa(bukan sambil ngoprek lho mas, beneran!)

    memang kalo saya nilai, seri pertama dan kedua lebih bagus daripada yang seri terbaru ini.

    awalnya saya kira Rick O’Connell itu malah kakaknya Alex O’Connell, ternyata bapaknya toh….

    Pernyataan: “3. Iya deh, Isabella Leong itu cakep.” setuju banget!!

Leave a Reply