Earning, Mahluk Tuhan Paling Sexy

Di dunia stocks & options, Earning Report lebih sexy dibandingkan Mulan Jameela, dalam artian sangat menggoda untuk dicoba.

Earning report adalah suatu event dimana sebuah perusahaan wajib melaporkan penghasilannya pada kuartal tertentu. Hasil earning akan sangat berpengaruh terhadap pergerakan saham perusahaan tersebut, sering kali hasil earning menyebabkan harga saham gap up atau gap down.

Mungkin anda mengira, jika sebuah perusahaan melaporkan earning yang baik, melampaui perkiraan analis, maka harga sahamnya akan melonjak naik-naik ke puncak gunung. Tetapi kenyataannya, harga saham dapat gap down walaupun laporan earning menunjukkan hasil yang menakjubkan.

Ternyata, hasil earning kuartal yang dilaporkan bukanlah hal terutama yang diinginkan market. Pada saat earning, perusahaan juga memprediksikan penghasilannya pada kuartal selanjutnya, dan inilah yang memegang peranan terpenting. Jika prediksi/outlook perusahaan lebih tinggi dari perkiraan analis, harga saham cenderung naik, sekalipun hasil earningnya biasa-biasa saja.

Sebaliknya, hasil earning yang bombastis tetapi prediksi perusahaan pada kuartal berikutnya menurun atau pesimis, maka market cenderung akan melepas saham tersebut dan menyebabkan harganya jatuh.

Untuk kondisi market saat ini, mengharapkan outlook yang optimis cukup sulit ditengah-tengah kekuatiran resesi di Amerika (minimal pertumbuhan ekonomi Amerika melambat), terutama jika segmen pasar perusahaan tersebut tidak cukup luas. Tetapi jika segmen pasar perusahaan tersebut meliputi negara lain seperti China, India, dan seterusnya, maka outlook yang positif masih dapat diharapkan.

Pesan moralnya adalah: berhati-hatilah pada sesuatu yang menggoda!

(Visited 37 times, 1 visits today)

Leave a Reply